Sabtu, 03 Februari 2018

Masih Lestari, Permainan Gobak Sodor Dimainkan Anak-Anak Sambas



Hasil gambar untuk permainan gobak sodor anak SD
(Ilustrasi: Gobak Sodor)

Dahulu, permainan tradisional sangat digemari anak-anak. Dampak permainan tradisional, yakni pentingnya nilai-nilai kebaikan dan sosial. Namun, akan lebih baik jika anak-anak zaman sekarang diperkenalkan kembali dengan permainan tradisional. Ada banyak permainan tradisional dari setiap daerah, salah satunya gobak sodor yang masih dimainkan oleh ank-anak dusun Sambas, desa Kelbung, kecamatan Sepulu, Bangkalan.

Anak-anak dusun Sambas sangat antusias dalam permainan tradisional ini. Mereka masih mengerti dan memahami dengan baik. Hal itu dikarenakan hubungan sosial budayanya yang masih melekat dan sangat kental sekali.

Permainan tradisional gobak sodor dimainkan secara beregu. Setiap regu bisa terdiri 5 orang, bergantung luas lapangan yang tersedia. Satu regu akan menjadi penjaga, dan regu lainya akan menjadi penerobos. Intinya, pemainnya setiap anggota regu penerobos harus berusaha melewati  hadangan seluruh penjaga gerbang, hingga anggota berhasil melewati gerbang. Permainan akan selesai ketika anggota regu penerobos berhasil kembali.

Permainan tradisonal ini sangat banyak sekali mengandung unsur nilai-nilai sosial dan kebudayaan. Jadi, memadukan antara perkembangan teknologi dan kebudayaan sebagai basis pendidikan bagi anak-anak dan merupakan pilihan bijak bagi orang tua. Tanpa harus menjadi orang yang tertinggal zaman, anak-anak memperoleh kesenangan dengan gadget. Namun, tetap mendapatkan pesan-pesan sosial dan edukasi yang penting dalam kehidupan nyata.



0 komentar:

Posting Komentar